Asus Zenfone 4 Max Pro Edition: Cocok Sebagai Smartphone Kedua!

Asus Zenfone 4 Max Pro Edition: Cocok Sebagai Smartphone Kedua!

Di zaman sekarang ini sudah umum buat orang untuk memiliki smartphone lebih dari satu. Bisa dua atau bahkan tiga, keperluannya? Bisa untuk bisnis, urusan kantor atau alasan pribadi. Beberapa orang yang saya kenal cenderung tidak mau mencampur antara urusan pribadi / keluarga dan teman-teman dengan urusan bisnis atau kantor. Maka dengan punya 2 Smartphone bisa menjadi solusinya. Hampir seperti memiliki alter ego.

 

Tapi biasanya apa yang kita cari untuk smartphone kedua?

 

Memilih smartphone kedua gampang-gampang susah, memang. Tapi saya punya beberapa tips yang mungkin berguna.

 

Yang pertama, pilih smartphone kedua yang berbeda platform dengan smartphone utama kamu. Apabila smartphone utama kamu adalah iPhone maka pilih Android sebagai smartphone kedua kamu dan begitu juga sebaliknya. Gunanya? supaya bisa coba aplikasi antar platform. Karena ada apps yang hanya eksklusif di iPhone saja atau hanya eksklusif di Android saja. Jadinya bisa saling melengkapi dan kita yang diuntungkan. Atau anggap saja belajar.

 

Yang kedua pilih yang salah satu fiturnya tidak dimiliki atau lebih unggul dari smartphone utama kamu, baterai yang lebih besar? layar lebih besar? memory dan RAM lebih besar? atau kamera yang lebih bagus? bisa apa aja, you name it.

 

Yang ketiga sekaligus yang terakhir. Well, ini mungkin beda-beda untuk setiap orang (dan tergantung budget masing-masing) tapi saya cenderung akan memilih smartphone kedua dengan harga yang lebih murah dibanding smartphone utama.

 

Seperti yang saya bilang di atas, memang memilih smartphone kedua ini gampang-gampang susah, secara peran harus jadi semacam sidekick untuk superhero. Seperti Robin-nya Batman, War Machine-nya Ironman atau Dr.Watson-nya Sherlock Holmes. Yang selalu bersama karakter utama, selalu ada kalo dibutuhkan, tidak lebih hebat dari karakter utama tapi selalu siap untuk mem-backup kalo ada apa-apa dengan karakter utama.

 

 

Asus belum lama ini merilis seri Zenfone terbarunya yaitu Zenfone 4 dan memperkenalkan Zenfone 4 Max Pro edition di dalam salah satu jajaran seri Zenfone 4. Seperti apa spesifikasinya?

 

Spesifikasi ZenFone 4 Max Pro:

16MP Softlight Selfie Camera
16MP Dual Rear Camera
120 degree Wide Angle Rear Camera
5000mAh Battery, standby for 46 days
0.03 sec PDAF autofocus
Dual SIM (support 4G) + 1 Slot Micro SD (up to 256GB)
Qualcomm Snapdragon 430 Octa Core Processor
3GB Memory
32GB Internal Storage
5,5″ IPS Display 720p
Finger print sensor with 0.3 sec fast unlock
Android N (7.0)

 

 

Kombinasi layar hanya HD 720p dan prosesor SnapDragon 430 bisa dibilang bukan hal yang baru. Tapi ada dua hal yang menarik yaitu fitur dual camera (normal & ultra wide) dan baterai sebesar 5000 mAh dengan waktu standby 46 hari. WHAT? 46 hari? Sepertinya, ini fitur yang cukup diunggulkan oleh Zenfone 4 Max Pro. Sesuai dengan tips saya di atas, dengan kondisi smartphone utama saya memakai iPhone 7+ maka Asus Zenfone 4 Max Pro ini bisa masuk kategori untuk dijadikan Smartphone kedua saya.

 

First Impression saya saat melihat Zenfone 4 Max Pro sebenarnya seperti melihat smartphone pada umumnya. Layar 5.5 inci dengan sudut 2.5 D, serta fingerprint scanner di bagian depan. Di bagian belakangnya sedikit mengingatkan saya dengan Asus Zenfone Zoom S dengan setup dual camera-nya. Untuk unit yang saya coba ini berwarna hitam, tapi kalau dilihat langsung seperti lebih ke warna biru tua apabila terkena bias efek cahaya.

 

Setelah mencoba beberapa saat dugaan saya tidak salah. Memang Zenfone 4 Max Pro ini memiliki keunggulan di baterai-nya. Baterai 5000 mAh-nya juara! Sesuai dengan namanya yaitu Max yang merupakan singkatan dari Maximum. Saya coba gunakan kebanyakan untuk Social Media, Youtube dan beberapa aplikasi lain seperti Whatsapp, Spotify, sedikit game ringan dan lain-lain. Hari pertama saya cabut dari charger jam 10 pagi, baterai baru habis di jam 11.30 malam keesokan harinya. Artinya, 2 hari lebih! yang lebih menarik, adalah di paket pembelian disediakan USB OTG dongle. Sempat sedikit heran, tapi ternyata USB OTG dongle ini berguna untuk salah satu fitur dari Zenfone 4 Max Pro yaitu reverse charging. Yes, Zenfone 4 Max Pro ini memiliki powerbank mode! Kita bisa memfungsikan Zenfone 4 Max Pro ini sebagai powerbank dengan menghubungkan USB OTG dongle ini ke smartphone kalian yang lain. Fitur ini akan sangat berguna sekali dan bisa jadi andalan di saat-saat darurat kalau smartphone utama kita kehabisan baterai.

 

 

Bagaimana dengan kameranya? Setup dual camera Zenfone 4 Max Pro ini cukup unik. Biasanya setup dual camera memakai konfigurasi lensa normal dan telephoto seperti yang dipakai iPhone 7 plus dan Oneplus 5 atau kombinasi lensa normal dan RGB seperti yang digunakan Huawei dan Moto G5S Plus. Setup dual camera Zenfone 4 Max Pro menggunakan kombinasi lensa normal dan lensa wide angle 120 derajat. Konfigurasi ini seperti yang digunakan LG di G6 dan V20. Bagaimana hasilnya? Berikut terlampir hasil foto menggunakan lensa normal maupun lensa wide angle:

 

 

 

 

 

Video:

 

Apa fungsi utama dari wide lens? Yang saya bisa sarankan adalah mengambil foto pemandangan (landscape). Hasil yang bisa didapatkan tentu lebih maksimal karena kita mendapatkan lebih banyak gambar dari tempat kita berdiri dari biasanya. Yang kedua adalah mengambil foto flatlay (birds eye view), seperti makanan dan latte art dari cappucino kita, tanpa harus berdiri di atas meja.

 

Namun, bagaimana menurut kalian hasil kameranya? Kalau untuk saya, hasilnya bisa lebih baik. Disarankan untuk mengambil lebih banyak gambar di tempat yang cukup cahayanya. Anggap saja mengambil foto landscape untuk selalu di siang hari.

 

Overall, sepadankah Zenfone 4 Max Pro ini? Balik lagi ke kebutuhan kalian. Di kebutuhan saya untuk menjadikan Zenfone 4 Max Pro sebagai smartphone kedua cukup terjawab dengan fitur andalannya dan sesuai dengan patokan tips saya diatas. Beda platform? check. Fitur eksklusif? check. Lebih murah? check. Zenfone 4 Max Pro bisa didapatkan seharga Rp.2.999.000 baik melalui online channel (e-commerce, marketplace) ataupun offline channel (erafone, counter smartphone).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 comments