Masa Depan Jack 3.5mm

Masa Depan Jack 3.5mm

Tanggal 19 april 2017 kemarin Xiaomi baru meluncurkan Flagship terbarunya, Xiaomi Mi 6, dengan spesifikasi terbaru seperti Snapdragon 835, 6 GB RAM, dual camera dan lain-lain. Tapi ada satu hal yang saya rasa kurang, apakah itu?

Yes, no headphone jack.

Xiaomi Mi 6 bukan smartphone pertama yang tidak memiliki headphone jack (atau port 3.5mm), sebelumnya sudah ada Apple dengan iPhone 7 / 7+ dan Lenovo dengan Moto Z yang lebih dulu menghilangkan Headphone Jack sebagai spesifikasi standar dalam Smartphone buatan mereka. Sebenarnya kenapa sih headphone jack sampai perlu dihilangkan? Mungkin alasannya berbeda-beda. Moto Z misalnya, dengan body tipis 5.2 mm jelas tidak muat apabila memasukkan headphone jack. Sedangkan Apple punya alasan yang berbeda. Mereka ingin memasyarakatkan digital / lightning port (dan berharap pabrikan aksesoris membuat lightning headphone khusus iPhone). Alasan lain mungkin berhubungan dengan Airpod, wireless Bluetooth earphone terbaru rilisan mereka. Lalu bagaimana dengan alasan Xiaomi? Well, barang baru rilis kemarin, saya belum sempat memikirkan kira-kira alasan persisnya. Kalian boleh mengira-ngiranya dengan menulis komen di bawah.

Tapi, apakah dengan dihilangkannya Headphone jack ini, adalah keputusan yang baik? atau malah sebaliknya? Ada beberapa alasan yang menurut saya bisa menjadi pertimbangan:

1. Bluetooth Audio Devices belum banyak pilihan

Sekarang sudah mulai banyak bluetooth audio devices seperti headphone dan speaker di pasaran. Problemnya adalah, secara harga masih cukup mahal. Untuk headphone, seingat saya belum ada bluetooth headphone keluaran merek populer dengan harga dibawah 500 ribu Rupiah. Dari segi kualitas biarpun sudah cukup baik, namun spertinya bluetooth audio devices belum bisa mengalahkan kualitas dari analog audio devices. Dan problem terakhir yang justru paling mengganggu adalah.. Baterai! Wireless headphone harus di-charge, utk sekali pemakaian durasinya sekitar 5-6 jam (berbeda tergantung merk, tapi rata-rata sekitar segitu) sepertinya akan sedikit merepotkan. Apalagi kalau kita sampai lupa nge-charge Bluetooth headphone kita, bisa mati gaya seharian.

2. Dongles, dongles, dongles

Ada cara lain selain bluetooth untuk menikmati analog audio di smartphone tanpa headphone jack, yaitu dengan dongle. Yup, Moto Z dan iPhone 7 / 7+ menyediakan audio dongles di dalam paket penjualan smartphone mereka. Lagi-lagi dongle / Dongle Life!. Seperti yang sudah pernah saya bahas di tulisan ini, dongle cukup merepotkan. Ada resiko seperti terselip atau hilang, dan ada proses lepas pasangnya. Kalau sudah hilang, ya harus beli lagi.

3. No one is asking for this

Yang ini dikutip dari The Verge, tapi saya rasa ada benarnya juga. Apa yang pelanggan inginkan dari sebuah Smartphone? Baterai besar? Iya. Body yang tipis? Bisa jadi. Tapi menghilangkan Headphone Jack? Sepertinya tidak pernah terpikir di kepala kita sebagai pelanggan.

Menurut saya dengan berbagai macam pertimbangan diatas, untuk sekarang belum saatnya Headphone Jack dihilangkan. Biarkan Bluetooth headset menjadi hanya sebuah pilihan, bukan keharusan. Tapi bisa jadi memang mengarah ke sana. Bagaimana dengan kalian? Seperti biasa, komen akan sangat dihargai.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  • Masih prefer sama headphone jack 3.5 mm, mungkin karena belum ‘era-nya’ bluetooth wireless headphone jadi masih termindset kalo smartphone (atau device apapun itu) kudu punya port 3.5 mm.