Nintendo Switch quick-review: Console or Portable?

Nintendo Switch quick-review: Console or Portable?

 

Nintendo, sebuah nama yang mungkin sudah tidak asing lagi dengan kita. Punya NES / SNES jaman waktu kecil dulu? Atau gameboy? Pasti masih ingat serunya main Super Mario Bros, Excite bike, Legend of Zelda dan lain-lain. Karakter-karakter ciptaan Nintendo seperti Mario Bros, Donkey kong & Pokemon juga sangat memorable dan walaupun sudah ada sekitar 30-an tahun (game Mario Bros pertama dirilis tahun 1983) karakter-karakter tersebut tidak ketinggalan jaman. dan di 2017 ini, Nintendo merilis console terbarunya yaitu Nintendo Switch! Dan kalo ngomongin Nintendo, gak bisa lepas dari yang namanya Inovasi. Inget Nintendo Wii dengan controller motion sensornya yang bernama Wiimote? atau Nintendo DS dengan dual screen atas bawah? Ide-ide out of the box dari Nintendo selalu menarik untuk diikuti. Dan kali ini dengan Nintendo Switch hadir dengan konsep Hybrid. Maksudnya apa sih Hybrid itu? Yes, Nintendo Switch ini adalah gabungan antara Console & Handheld portable dalam satu device! 

NINTENDO SWITCH SPECS

6.2-inch, 720p LCD touchscreen
Processor: custom Nvidia Tegra SoC
32GB storage, microSD expandable
802.11ac Wi-Fi
Bluetooth 4.1
One USB-C port on tablet
Two USB 2.0 and one USB 3.0 ports on dock
HDMI out on dock
4,310 mAh lithium-ion battery for up to six hours of gameplay
9.41 x 4.02 x 0.55 inches (tablet only)
10.48 ounces (tablet only)
Price: $299.99

First impression saya saat mencobanya, Nintendo Switch ini Unik! dalam paketnya terdiri dari Nintendo Switch tablet, Joycon, joycon grip, Nintendo Switch Dock dan Charger USB type-C. Form factor & Build quality dari Nintendo Switch ini cukup terasa solid dan tidak murahan. Lalu dimana uniknya? Seperti yg saya bilang tadi, Nintendo Switch hadir dengan konsep Hybrid, yaitu gabungan antara Console & Handheld portable dalam satu device. Kita dapat menggabungkan Nintendo Switch tablet dan dipasangkan dengan Joycon controller, maka Nintendo Switch ini menjadi Handheld portable mode dan dapat kita bawa kemana-mana. Tapi apabila kita ingin melanjutkan permainan kita di rumah dengan TV layar besar, tinggal memasukkan Nintendo Switch ke Nintendo Switch Dock yang terhubung dengan TV di rumah. maka Nintendo Switch akan berubah menjadi TV mode dan berubah menjadi home console seperti PS4, XBOX One dll. Dan satu model lg yaitu Tabletop mode, di mana kita dapat menggunakan Nintendo Switch tablet menggunakan Kickstand yang ada di bagian belakang, dan melepas Joycon untuk digunakan sebagai controller yang terpisah. sehingga kita dapat bermain multi-player meskipun sedang diluar rumah. dan unik dan menarik kan?

Hal menarik lain dari Nintendo Switch adalah Joycon Controller. Joycon juga didesain dengan unik, karena dapat digunakan masing-masing sebagai Controller yang terpisah, dan memiliki fitur Motion sensing (seperti Wiimote) yang dapat mendeteksi gerakan tangan kita. ada juga fitur HD Rumble yang dapat menghadirkan getaran di Joycon dengan cukup detil.

Apalah artinya sebuah Console game tanpa game yang berkualitas? Nintendo Switch memiliki launch line-up game yang tidak terlalu banyak sebenarnya, hanya sekitar 11 game. tapi dalam paket pembelian, kita sudah mendapat 2 game yaitu 1,2 Switch dan Legend of Zelda: Breath of the Wild. 1,2 Switch lebih cocok dibilang sebagai Tech demo dari Nintendo Switch untuk menunjukkan Fitur-fitur yang dimiliki oleh joy-con seperti motion sensing dan lain-lain. kira-kira seperti Wii Sport untuk Nintendo Wii. yang cukup mengejutkan adalah Legend of Zelda: Breath of the Wild. mungkin sedikit berlebihan, tapi Legend of Zelda: Breath of the Wild adalah salah satu game terbaik yang pernah saya mainkan. dan bisa jadi, ini adalah calon kuat Game of the Year 2017. 

Lalu, apakah Nintendo Switch layak dibeli? kalo kamu fans berat Nintendo, sepertinya Switch adalah pilihan yang tepat. Banyak developer-developer game yang tertarik untuk mengembangkan game di console ini. Tapi ada bijaknya untuk menunggu hingga 1-2 tahun ke depan, saat line up game sudah mulai banyak dan bervariasi seperti Mario Kart 8 deluxe dan Splatoon 2. Kalau saya pribadi, sangat menunggu hadirnya NBA2K! Juga mungkin sekalian untuk menunggu harganya sedikit turun. Untuk saat ini di Indonesia, Nintendo Switch bisa didapat seharga 6,2 – 6,7 juta Rupiah (termasuk 2 game). Harga tersebut masih cukup mahal menurut saya. 

Overall, saya cukup puas dengan Nintendo Switch, dan yang pasti, banyak potensi yang bisa dikembangkan ke depannya oleh developer-developer game untuk mengembangkan IP (intellectual properties) baru yang memanfaatkan fitur-fitur dari Nintendo Switch ini. Semoga, Nintendo Switch tidak bernasib seperti pendahulunya yaitu Nintendo Wii U yang gagal di pasaran.

Welcome & Good luck Nintendo Switch!

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  • Di mana bisa dapat Nintendo Switch Rp. 6.2 juta dengan dua game? Harga segitu bisa dapat xbox one elite 2 TB harddisk ya.