Bangkitnya (Active) Stylus.

Bangkitnya (Active) Stylus.

Steve Jobs pernah berkata:

“It’s like we said on the iPad, if you see a stylus, they blew it. In multitasking, if you see a task manager… they blew it. Users shouldn’t ever have to think about it.”

Begitulah perasaan Steve terhadap stylus pada saat peluncuran iPhone dengan OS 4. Ini juga serangan terhadap Microsoft yang juga waktu itu kuat dengan Windows Mobile menggunakan Stylus-nya. Ingat jaman XDA O2? atau mundur lagi, masih ingat iPAQ? Itulah jaman kejayaan PDA (Personal Digital Assistant) dengan Stylus-nya. Tapi mari kita lihat hari ini. Samsung berjasa dengan produk Note-nya untuk mengembalikan kejayaan Stylus. Tidak berhenti di Smartphone, tablet, Laptop, Desktop PC, hingga iPad pun akhirnya menggunakan Stylus. Tidak sedikit pula yang menganggapnya serius

Stylus, atau disebut dengan nama S-Pen oleh Samsung dan Active Stylus oleh HP, adalah sebuah alat tulis elektronik yang berbentuk seperti pensil atau pena. Pro dan kontra menulis atau menggambar dengan Stylus. Masih ada sensasi menulis di kertas yang tidak akan pernah sepenuhnya terpenuhi oleh Stylus. But you know what? It’s getting really close!

HP Spectre x360

Mengetik lebih cepat, menulis dengan Stylus melengkapinya. Bila Stylus bekerja dengan baik di beberapa Smartphone, ternyata bekerja jauh lebih baik di layar lebih besar, tablet hingga laptop. Laptop 2 in 1, convertible ke tablet, begitu banyak sekarang. Bahkan, yang saya gunakan untuk menulis saat ini, HP Spectre x360, menyebut dirinya”4-mode“, menggunakan stylus yang nyaman dan responsif. Dalam satu waktu kita menggunakan di posisi normal, di waktu lain kita dipanggil untuk meeting dan harus mempresentasikan pekerjaan kita dan perlu melakukan corat-coret? Convenient!

HP Spectre x360 menggunakan Active Stylus yang ditenagai oleh 1 buah baterai AAAA, lebih kecil dan ringan dari baterai remote televisi kita (AAA). Menurut HP, ketahanan baterai stylus ini bisa hingga 15-18 bulan, tergantung pemakaian. Saya sendiri belum memilikinya selama itu untuk membuktikannya. Stylusnya memiliki tingkat sensitifitas hingga 1028, yang artinya semakin kuat kita menekannya, hasilnya akan semakin tebal. Pressure Sensitive inilah yang semakin mendekatkan menulis di layar dengan menulis di kertas.

Aplikasi dan Windows Ink Workspace

Ada banyak aplikasi dalam Windows Store yang bisa memaksimalkan kerja stylus ini. Aplikasi menggambar, sketching / painting, seperti Sketchbook atau Autodesk Sketchbook atau Sketchable, di mana kita bisa menggambar dengan layer per layer. Atau tahu yang sedang heboh bentuk pelepasan stress orang dewasa saat ini, mewarnai? Di Windows Store banyak sekali aplikasi seperti itu. Sebut saja Adult Coloring Book, Colour by Disney,.. Yang curangnya, kita bisa mewarnai secara sempurna, tanpa keluar garis! Aplikasi untuk mencatat juga jangan dilupakan sekarang sudah banyak yang bagus dan mendukung tulisan tangan seperti Evernote dan OneNote.

Tapi yang paling membantu keseharian saya mengaktifkan Windows Ink Workspace. Fitur bawaan Microsoft Windows ini didapatkan hanya di versi Windows 10 Anniversary yang sudah diaktivasi. Bila belum ada juga, bisa menyalakannya di Control Panel -> Settings -> TaskBar dan geser toggle-nya. Windows Ink Workspace ini menyediakan Sticky Notes, Sketchpad dan Screen Sketch. Screen Sketch berguna di saat kita melakukan capture screen dan ingin memberi pointers dengan Stylus.

Dengan begitu banyaknya device menggunakan stylus sekarang, ditambah semakin hebatnya kemampuan stylus, tentu ini adalah tanda kebangkitan. Yang dipertanyakan apakah ini sudah puncaknya, menurun sesudah ini, atau malah bisa lebih hebat lagi? Mungkin tingkat pressure sensitivity yang lebih lagi? Kerjasama dengan produsen pulpen mewah? Peningkatan ketahanan baterai? Atau mungkin tanpa baterai, contoh, tenaga kinetik? Atau mungkin dibuat dari bahan yang bisa menulis di kertas dan di layar, tanpa perlu mengganti apapun?

Saya pribadi suka sekali dengan penggunaan Stylus. Saya suka tulisan tangan. Memiliki karakter. Bahkan saya berharap bisa lebih handal menggambar seperti Kang @Motulz, atau beranimasi seperti @adriandhy. Berharap kemajuan stylus di lebih banyak device-device lainnya. Bagaimana? Setuju? atau mungkin mau menyumbang ide untuk kemajuan Stylus?

 

 

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments

  • pulpen / pensil biasa aja sering entah ‘hilang’ kemana,
    malesin juga kalo punya stylus gini, trus lenyap begitu aja.

    *nunggu stylus ada feature find-my-stylus 😀

  • Kalo sama stylus yg sekarang, banyak fungsinya (S-Pen on Galaxy Note still the best) gak kayak stylus jaman PDA dulu yg cuma alat bantu layar resistive.