Gadget Retro, Langsung Sold Out!

Gadget Retro, Langsung Sold Out!

Di MWC 2017, Barcelona, selain merilis smartphone android mereka, Nokia secara mengejutkan merilis lagi feature phone mereka Nokia 3310 dengan desain yang diperbaharui.

Untuk yang belom tahu, Nokia 3310 adalah handphone yang cukup populer di awal tahun 2000-an dengan battery life yang tahan lama, daya tahan yang luar biasa. Sampai begitu banyaknya meme yang bilang bahwa nokia 3310 ini indestructible :D. 1 lagi yang gak bisa dilupakan, Snake!. Nokia 3310 versi re-release 2017 ini memiliki spesifikasi 2,4 inch screen 240 x 320 pixel, kamera 2 MP, 22 hours talk-time, FM radio dan MP3. Dengan harga US$52.

Yang menarik adalah, di Eropa, Nokia 3310 ini sudah habis pre-ordernya dimanapun! Mengingatkan saya pada Nintendo yang juga merilis NES classic edition pada November 2016 yang juga mendapat sambutan luar biasa dengan bukti order yang selalu sold out. Polaroid juga akan merilis produk baru mereka yaitu Polaroid Pop. Digital Instant Camera dengan hasil foto yang bisa langsung di-print. Padahal kalo dilihat, produk-produk ini tidak menawarkan kecanggihan spesifikasi atau menawarkan sesuatu yang baru. Kesamaan dari nokia 3310 versi 2017, Nintendo NES Classic edition dan polaroid pop ini adalah ketiganya produk retro yang dirilis ulang. Apa alasan yang bikin orang-orang tertarik untuk membeli?

Alasan pertama: Nostalgia.

Ingat dulu jaman kita masih kecil, dimana kita dulu main game nintendo bersama teman-teman? Ada yang dulu “dijatah” oleh orangtuanya hanya boleh bermain di akhir pekan? atau mungkin dulu karena tidak punya game console, jadi kalau mau main harus ke rumah tetangga atau saudara? Atau bermain dengan kaset (cartridge) kalau “ngadat” harus ditiup?

Pengalaman-pengalaman di masa kecil ini somehow masih membekas di ingatan kita, dan sepertinya peluang ini dilihat oleh brand-brand seperti Nokia dan Nintendo untuk menarik customer dengan produk-produk retro mereka.

Alasan kedua: Disconnected.

Disaat ini, semua gadget yang kita miliki selalu terkoneksi dengan internet. smartphone selalu di genggaman tangan, tidak henti-hentinya membalas e-mail dan chat, selalu cek sosial media dan lain-lain. Bukan berarti ini adalah hal yang buruk, tapi ada masanya kita merasa lelah, butuh istirahat & stay away from the internet. Tidak perlu lama2, 1-2 hari saja. Bahasa kerennya: digital detox. Dengan feature phone seperti Nokia 3310, kita bisa break sebentar dari smartphone, gak perlu stay online terus menerus tapi tetap reachable. Tidak bisa dihubungi via e-mail atau chat? Kan masih ada telepon sama SMS. Ada yang merasa demikian? atau hanya saya?

Alasan ketiga: Physical Experience

Di era serba digital ini, dimana mendengarkan musik dan menonton film bisa lewat streaming service seperti Spotify atau Netflix, ada satu hal yang saya rasa hilang, yaitu bentuk fisik. Masih punya koleksi kaset atau CD? Atau kalau mau menonton film, laser disc atau DVD? Sekarang Vinyl plat juga mulai trend lagi. Somehow punya koleksi fisik seperti kaset, Vinyl atau DVD bisa menjadi suatu kebanggaan. Apalagi kalau bisa punya yang limited edition atau langka. Contoh lain, foto! Dengan maraknya digital camera (Point & Shoot, Mirrorless) dan camera smartphone sekarang, saya semakin jarang melihat foto yang di-print. Biasanya hasil foto di camera atau smartphone hanya dicopy ke notebook / desktop. Dan sangking banyaknya, kita hilang arah!

Hasilnya, kita jadi tidak memiliki physical experience hingga pada akhirnya tidak ada emotional value dengan barang-barang yang kita miliki.

Hal-hal diatas adalah alasan-alasan yang menurut saya jadi alasan orang-orang tertarik untuk membeli retro product tersebut. Kalian tertarik? Kira-kira produk retro apa yang kalian ingin dirilis ulangdi tahun 2017 ini? Dan mengapa?  

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments