Lunar Dream. Kalau Bisa ke Bulan, Bawa Apa?

Lunar Dream. Kalau Bisa ke Bulan, Bawa Apa?
Mencari game untuk membunuh waktu, tidak susah. Beberapa dari kita suka Candy Crush, ada juga yang memilih Duel Otak, selain hal seperti Angry Birds, Plants vs. Zombies, Asphalt, Football Manager atau Minecraft.

Oke, saya koreksi, mungkin banyak dari kita tidak bermain game di smartphone lagi, tapi game itu masih penting ada di smartphone. Kenapa? karena kita punya atau akan punya anak, ponakan atau bahkan anak teman. You’ll lose the opportunity to be the cool uncle / aunt just because you don’t have games on your phone! Setidaknya, itu yang terjadi di saya dan istri. I’m the cool uncle, and her phone is game-less. Ha!

Ada 1 game yang menjadi sorotan baru nih di radar saya. Lunar Dream Project.

Game buatan lokal yang membawa nama Pocari Sweat ini ternyata cukup seru juga.
Seperti dikutip dari websitenya:

“Lunar Dream Project adalah aplikasi game berbasis Virtual Reality dari POCARI SWEAT yang akan memberikan kamu pengalaman perjalanan menuju ke bulan. Dengan berlatar 30 tahun dari sekarang, kamu akan menjadi seorang astronot yang membawa misi khusus dari POCARI SWEAT untuk menemukan POCARI SWEAT Time Capsule yang terdapat di bulan dan membukanya dengan Dream Ring.”

1 hal yang paling menarik adalah cara memainkannya.

Menggunakan VR Cardboard! VR, atau Virtual Reality adalah suatu pendekatan kita untuk mengalami keberadaan seolah-olah sebenarnya. Dalam kata lain, seolah-olah kita sedang menjadi Astronot dalam perjalanan menuju ke bulan mengumpulkan ion-ion yang tersebar di angkasa dan bertugas mencari Time Capsule Pocari Sweat. VR Cardboard ini saya dapatkan di Seven Eleven dengan membeli special pack Pocari Sweat dan merakitnya sendiri. Untuk yang tidak ada Sevel di kotanya, bisa beli via online di Blibli.

Petunjuknya merakitnya bisa dilihat di bawah ini:

Pengendaliannya juga lucu sih. Dengan menggunakan accelerometer dari smartphone iOS atau Android yang kita punya, dikombinasikan dengan VR Cardboard, Cara memainkan game in cukup lucu, cukup menggerakkan kepala ke kanan ataupun ke kiri, atas ataupun ke bawah, sesuai dengan arah yang dituju. Kita akan tampak lucu tentunya, tapi kapan lagi bermain dengan menggerakan kepala? Bukankah itu yang diinginkan anak? Sesuatu yang beda? :))
Wait.. Itu 2 hal dong!
Mencari game untuk anak / ponakan atau mahluk kecil penyandera smartphone kita setiap bertemu, tentu bukan hanya harus seru, tapi mendidik. Lunar Dream Project mengajak kita untuk sedikit lebih mengenal, mendalami dan mencitai dunia sains. Mempelajari apa itu bulan, luar angkasa, asteroid, planet, bagaimana kita kesana dan mungkin tentunya agar jangan lupa minum begitu sampai di bulan ………………
Otak anak yang kita tahu seperti sponge. Artinya, begitu mudah menyerap banyak hal. Disaat kita berikan permainan yang seru, tentu proses pembelajaran juga akan semakin menyenangkan dan efektif. Anak akan dapat memahami lebih cepat hal yang mereka sukai. Maaf, tapi ini nasihat datang dari saya, yang belum punya anak. Nah lho! Percaya ga? :))
2 Gambar ini akan menyatu bila menggunakan VR Cardboard.
So far saya menyukainya, setidaknya, semacam persiapan menjadi Ayah?

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *