Lumia 930: Dari Scandal ke Katy Perry

Lumia 930: Dari Scandal ke Katy Perry
Olivia Pope! Oh God, how I adore her slickness, deep thinking, passion, determination & drive! Oh how I so not want to be with her! 
Mungkin yang mengikuti serial Scandal akan mengerti maksud saya. Scandal adalah salah satu serial buatan ABC. Serial fiksi yang menyedihkan tentang politik dan skandal-skandal yang ada di dalamnya. Olivia Pope, diperankan oleh Kerry Washington, diinspirasi dari administrasi media Gedung Putih, Judy Smith. Olivia Pope, Judy Smith, adalah apa yang disebut fixer, membenarkan segala masalah dengan cara yang sangat licin, cerdik, pintar, dan politis.  
Mengapa jadi membicarakan Scandal? Perhatikan product placementnya, penempatan sempurna dari Mercedes Benz dan… Nokia! Layar Windows Phone x Lumia, terlihat ditempatkan secara mulus. Tidak terlalu sering, tapi cukup membuat kesan. 
Satu hal yang membuat saya tidak bisa jauh dari Lumia adalah yaa,.. interfacenya. Interface yang warna-warni, sedikit playful ditempatkan di film Scandal yang penuh keseriusan, drama, intrik dan politik, ternyata masuk. Liv menggunakan Lumia 925 dan 920. 
Sambil menyelesaikan Scandal season 3 di Netflix, hadirlah team dari Microsoft Devices, mengajak bertemu untuk memberikan saya kesempatan untuk mencoba Lumia 930. Nokia ini terlalu baik yaa.. Perjalanan kemarin ke Melbourne pun saya dipinjamkan Lumia 1020 (lihat hasilnya di Instagram @sheggario), sekarang ditawarkan mencoba Lumia 930 duluan sebelum dijual secara umum? Siapa bisa menolak? 🙂
Lumia 930 pilihan saya jatuh ke warna hitam. Ah, semakin serius, semakin bisa membayangkan diri bekerja di Gedung Putih menjadi fixer untuk Obama (atau disini, di Gedung Pantat menjadi fixer untuk Jokowi). Berbeda dengan 920 yang memiliki pinggir yang membulat, 930 justru mengotak. Mungkin dia mengikuti jaman hidup sehat, ikut crossfit, freeletics dan menjadi member gym terdekat. Kekar! Walau akan diluncurkan dalam warna putih, orange & hijau juga, tapi saya tetap memilih warna abadi, hitam. 
Hal-hal diatas bisa jadi beberapa alasan mengapa Olivia Pope memilih Lumia sebagai smartphonenya. Kelas!
Bukan itu saja sebenarnya, ada juga (menurut saya).
Security: Microsoft tentu dikenal dengan tingkat keamanan yang kredibel. Kita membicarakan pemerintahan Amerika di film ini.. Setidaknya, tidak mungkin kan Liv menggunakan smartphone produksi Kanada atau Korea? 
Office: Memiliki Lumia berarti memiliki Office 365 secara keseluruhan, full featured, termasuk di dalamnya. Mengedit dokumen akan menjadi segitu gampangnya. 
Windows 8.1 disini sudah termasuk yang menyediakan lebih banyak kotak untuk ditampilkan di layar utama. Metro designnya lebih maksimal. Yang menarik juga, bisa menggunakan background gambar pilihan sendiri sebagai “alas”. Masih di layar yang sama, 8.1 juga memberikan sistem folder untuk aplikasi-aplikasi yang saya miliki, lebih rapih, lebih cantik, lebih bisa bervariasi. 8.1 juga berarti notification & control center lebih terpusat. (seperti Android, swipe from top). Sebenarnya Windows 8.1 pun sudah ada di beberapa Lumia sebelumnya, seperti 1020, 1520,.. tapi gatel juga untuk cerita lagi :))
Saat ini, Lumia 930 adalah smartphone terbaik yang pernah dikeluarkan Nokia. Memang, kamera masih kalah oleh 1020 dari segi resolusi (41mp vs. 20mp) dan sensor, layar kalah besar dari 1520. Tapi terbaik karena justru dari bentuknya yang sangat berkelas. Square corners & black on black. Tidak seperti 1020, 930 tidak memiliki lensa kamera yang menonjol. Sehingga bila diletakkan di meja, akan sempurna, rata. 
Dipersenjatai dengan Windows Mobile 8.1, Lumia 930 terasa beroperasi dengan mulus. Tanpa ada pertanda lambat, lag, apalagi hang. Lancar! Qualcomm Snapdragon 800, Quad Core 2.2Ghz dengan RAM 2 GB, tampak sangat mangat mencukupi. Yaa, susah mengeluh memang, dari segi kecepatan.
Lumia 930 bukan hanya untuk serius. Tema #WorkPlay bukan tanpa arti. Lumia 930 bisa dibawa untuk bersenang-senang, salah satunya adalah adanya fitur Dolby! Coba sambungkan dengan headphone yang bagus, beberapa mix drum & bass. Ah, seandainya saya bisa menuliskan dengan sempurna hasil suaranya. 
“Play” juga ditunjukkan dalam penempatan Lumia 930 di video klip Katy Perry – This How We Do. Penampakan Lumia 930 terlihat jelas disitu. Jangan lupa hadirnya aplikasi MixRadio. Jutaan lagu dalam genggaman, dimana saja, kapan saja, gratis!
Camera 20mp-nya juga bukan untuk dipandang sebelah mata. 1 smartphone yang bisa menandinginya justru kakaknya sendiri, Lumia 1020 dgn 41mp. Sedikit saran aplikasi untuk edit foto: Adobe Photoshop Express, Afterlight, Fhotoroom dan banyak yang buatan Nokia sendiri (Lumia Refocus, Lumia Panorama, Lumia Selfie dan Lumia Creative Studio). Masih kurang kah? 
Secara objektif, memang Lumia masih dilandasi ekosistem yang belum sempurna. Beberapa aplikasi yang ada di platform lain, belum ada di Lumia. Developers tampak masih memandang Lumia, sebelah mata. Tapi menurut saya, tantangan itulah yang membuatnya menarik. Nokia ditantang keadaan demikian, sehingga membuat Nokia rajin menggandeng developers lokal untuk berkreasi. Kerjasama dengan Bhinneka, Bluebird, dan banyak aplikasi lokal lainnya adalah sedikit bukti yang ada. Jangan lupa usaha Lumia membuat aplikasi sendiri.
So, very, very impressive effort, Nokia! You have my upmost respect!

Tips:
Apps I’m using for Capturing images:
Afterlight, Fhotoroom, Photoshop Express, 6tag.
Lumia Refocus, Lumia Panorama, Lumia Selfie, Lumia Creative Studio
Hasil foto dengan Lumia 930

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 comments