#WWDC 2014 Ketika Apple lebih Terbuka..

#WWDC 2014 Ketika Apple lebih Terbuka..

Jujur dulu, bahwa sebenarnya gue telat menonton #WWDC (World Wide Developers Conference), ajang yang sebenarnya selalu gue nantikan. Selalu rela bangun jam 12 malem, 2 jam, seniat nonton Manchester United. Tapi apa daya, jam 10, saya masih menikmati Malbec, wine dari Argentina, dan segelas Patron, Coffee Tequila, tewas.

Terbangun jam 1 lewat, terlambat separuh #WWDC, alhasil kenikmatan yang didapat tidak maksimal. I just have to watch it again. Harus nonton lagi, so I did.

Di #WWDC, Apple tidak meluncurkan software. Belum ada tuh iPhone 6, Mac baru, atau iDevice yang,.. surprise!. Bahkan tidak ada “One more thing” seperti Steve Jobs biasanya. Mengecewakan? gak juga. Coba kita lihat apa yang sebenarnya Apple perkenalkan di #WWDC ini.

OS X Yosemite





Apple berjalan dari memberi angka untuk menentukan seri di Operating Systemnya. Lalu beralih ke nama kucing, Tiger, Leopard, Snow Leopard sampai Lion. Lalu sekarang beralih ke nama kota di US. Setelah Maverick, Apple memperkenalkan OSX Yosemite, sebuah kota kecil yang terkenal atas keindahan alamnya, dan tempat campingnya. Apple, melalui Craig Federighi sempat membuat guyon tentang terpikirnya menggunakan kota bernama Weed. OSX Weed. Dan berjalan dari kota Weed ke Yosemite dalam arah yang berputar-putar, if you know what I mean.

Yosemite menghadirkan perubahan interface dan penambahan fitur. Design terlihat lebih sederhana, sangat sederhana, seperti iOS bahkan. Termasuk perubahan font. Safari, Maps mendapat ruang konten lebih besar. Sederhana, tapi lebih maksimal.

Yang menarik adalah fitur Continuity. Continuity adalah kesinambungan, keselarasan, kelanjutan persamaan (APA SIH YOO?) antara iDevices. Apapun yang kita sedang kerjakan di Mac, bisa dilanjut ke iPad atau ke iPhone, atau sebaliknya. Ini dibantu dengan adanya iCloud Drive. Seperti iCloud, disuntik DropBox.

Berkat Continuity ini, kita juga bisa melanjutkan kegiatan di iPhone yang belum pernah mungkin dilakukan di Mac yaitu… SMS (melalui messages) dan Telp! You can actually make a call from your Mac. Di Keynote itu sih Craig telpon Dr. Dre. Berhubung Beats telah diakuisisi Apple, Dr. Dre dianggap sebagai “karyawan” Apple yang harus clock in keesokan paginya.

I wish my Mac could call Dr. Dre… sigh.

iOS 8

Sedangkan iOS 8 tidak mengalami banyak perubahan di segi interface. Masih sangat mirip dengan iOS 7. Ini juga untuk tetap seragam dengan OSX Yosemite, iOS 8 juga ada bagian Translucentmya.

Bagi gue, bagian mengenai iOS8 bukanlah bagian yang terbaik dari keynote ini. Tidak ada pembaruan yang signifikan. Pembaruan di Mail, Notification Center, Spotlight dan beberapa aplikasi lainnya. Messages yang semakin mirip dengan WhatsApp. (lanjutan dari iCloud Drive yang mirip dengan DropBox dan Google Drive). Predictive keyboad, audio and video message. You know this.

Banyak fitur yang ternyata mau gak mau harus diakui bahwa Apple bukan yang pertama. Predictive keyboard,

Nothin’ significantly new, really.
Mungkin untuk lengkapnya bisa liat video PocketNow..

Under the Hood

Di balik kap mesin yang mungkin lebih menarik untuk dinanti. Bukan, bukan spesifkasi hardware baru. Tidak ada hardware yang diluncurkan disini. Tapi Apple meluncurkan suatu bahasa programming yang baru, namanya Swift. Disclaimer dulu bahwa gue bukan programmer, jadi gue cuma bisa nguping & analisa temen aja.

Swift, bukan Taylor, bukan juga Suzuki, adalah bahasa programming yang disempurnakan, berakar dari Objective C. Apple mengagungkan bahwa Swift akan lebih cepat. Beberapa teman sudah ada yang mendownload Xcodenya, sebesar 2.5gb dan extention sebesar 1.8gb. (Rambut gak sih, extention?)

Temen gue, @rajasa, memang baru sebentar ngetesnya dan menurut dia lumayan terasa bedanya. Tanpa compiling, live preview. Dafuq does that mean? beats me.

This could mean several things:
1. Semakin gampang coding iOS berarti
1.a. StartUp yang punya idenya (hustler), bisa ngerjain sendiri codingannya… atau..
1.b. Harga developer iOS akan semakin murah.

2. … apa ya?

Selain itu, Apple juga katanya negbuka 4000 API. Ini artinya besar. Banyak hal di iOS yang sekarang bisa diutak atik. Mulai dari predictive keyboard, sharing, dan banyak hal lain yang gue aja gak kebayang apa. Buat yang pernah jailbreak, pasti ngerti batasan yang “dipenjara”, dan sekarang bebaassss… Again, ini memang Android banget, lebih terbuka.

Emang sih, kalo mau langgeng, harus lebih terbuka….. .. . ..

Anyways, back to the topic. Keynote kemarin lumayan fun, lucuk lah.. Usaha guyonnya lumayan sukses. Bagian menghargai developersnya juga terlihat tulus. Tapi yang paling penting buat gue adalah kedepannya. Apple semakin berubah, lebih mengikuti pasar, tapi dengan caranya sendiri. Semakin membuka penjara iOS, tapi dengan caranya (bahasa programming) sendiri, Swift.

They kinda,.. “We’re not the first, but we do it better” attitude. Your thoughts?

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *