Path, show some emPATHy, will ya?

Path, show some emPATHy, will ya?
What have Path done now? over 150 friends? up to 500?
What a way to start your investment, Bakrie.

Mungkin banyak yang sudah sadar bahwa Path sekarang bisa menerima lebih dari 150 teman. Akhir-akhir ini gue nerima notifikasi di path banyak teman yang “Friends with….”. like, banyak bingit!

Gue masih inget dimana Path berprinsip bahwa teman dekat kita gak akan lebih dari 50. Lalu di versi 2 mereka menaikkannya menjadi 150. Lalu sekarang, beberapa hari ini sudah diuji coba Path untuk menerima teman diatas 150, menuju maksimal 500. Belum resmi, tapi akan.

Kata Path, dulu:

We tend to have 5 best friends, 15 good friends, 50 close friends and family, and 150 total friends. At Path, we’re building tools for you to share with the people who matter most in your life. Our intent is to nurture quality relationships to offer you the comfort to share all your personal moments.

“150 friends who matter the most”. Pfft.

Path merupakan startup yang lumayan sukses nyentuh pasar Indonesia, macam BBM lah :)). Maka dari itu, selama Morin (founder Path), disini, akrab banget tuh sama Bakrie, dan gak lama bener, Bakrie invest di Path.

Revenue

Dari mana Path dapet revenue? yang sudah jelas dari premium membership, atau jualan stiker. Rp. 169,000- per tahun, bila dikalikan dengan jumlah path di bulan sept 2013, yaitu 20 juta, bila semuanya menjadi premium members, hasilnya diatas 3.3T, atau sekitar 300 juta dolar? Ah, itung-itungan gue memang sok tau, karena itu belum termasuk valuasi ke depannya, melihat dari potensinya. Mungkin Path bisa menghasilkan lebih dari itu. Tapi tentunya dimana waktunya sudah tiba untuk mengeruk uang, salah satu caranya adalah menambahkan jumlah pengguna.

Bakrie memiliki persentase saham yang kecil sekali dengan menyuntik “hanya” 25 juta dolar. Kemungkinan besar keputusan ini (menambah friends) bukan milik Bakrie, tapi.. I’m sure someone got a say inside, I’m just not sure how loud it is.

Efeknya…

Ini menaruh kita pada posisi yang tidak mudah dalam, err.. menolak teman. :)))

Gue sendiri pake Path dengan alasan sedikit jumlah teman yang benar saya sebut… teman. Ide Path di awal itu memang benar, yang kira2 “15 good friends, 50 close friends & family & 150 total friends”. Udah, cukup. Disaat kita mencapai angka 150, dengan mudahnya menolak teman yang bukan begitu.. “teman”.

“Duh, Path gue full…”
“Err, full sob, nanti yaa…”

Cuma 1 alasan, digunakan berkali-kali, bermacam-macam cara, juga aman. Well, lo bisa recycle friends (buang yang lama, terima yang baru), tapi urusan masing-masing lah.

Prinsipnya buat gue, Path sempet gue anggep beda “kasta” dibanding Facebook, & Twitter. Beda kasta, fungsi dan tujuan. Gue bisa lebih “terbuka” di Path, mulai dari ngeluh, bully sampe curhat.. (walaupun yang terakhir jarang juga sih). Gue anggep 149 temen gue di Path itu deket, bisa dipercaya, dan gak akan capture screen posting gue yang bisa bikin nasib gue sama kaya Dinda. ._.

Gue gak tau gue punya 500 friends yang gue mau share pengalaman gue. Well, gue gak tau gue punya 500 temen apa gak sih.. Tapi gini, yang jelas gue pengen sih ada tempat untuk sharing yang lebih intimate tadi, PATH!. dan ada juga yang gue pengen share ke temen yang lebih banyak. Twitter & Facebook!. I don’t want to mix them up. :'(

A way out..


So, here’s a way out. Nampaknya kita harus memanfaatkan kegunaan inner circle lebih banyak lagi. Lebih rajin memilah temen di Inner Circle. Itu lho, yang bintangnya ada di sebelah nama kita. How?

– Pertama, terima aja tuh semua friend request. SEMUA, iya, if you can’t hurt their feelings, or just don’t know how to say no, terima aja semua.

– Kedua, masukin inner circle, dengan cara bintangin yang bener lo anggep temen. Atau setidaknya yang lo gak keberatan baca postingannya, atau dia baca postingan lo. Atau setidaknya yang bisa dipercaya.

– Ketiga, untuk yang gak mau baca semua postingan, jangan lupa nyalain bintangnya di home screen Path lo. Itu lho, di sebelah location & weather.. Cuma postingan Inner Circle

– Keempat, kalo gak mau postingan dibaca semua temen path, jangan lupa di setiap mau posting, dikasih bintang juga. Artinya, cuma dibaca oleh yang sudah dianggap (dibintangi) Inner Circle.

Well,…

Well, this might not be the best way to do it. It has eliminate the basic principal of Path. Prinsipnya ga beda jauh ama Facebook sih.. beda fitur dikit-dikit aja.
Tapi di dunia, negara dan kultur yang penuh basa basi ini, this is a way out. Ada beberapa yang ambil jalan tutup Path, ada yang nulis namanya pake (Max 150), (Full 150), (VVIP Only),… Boleh kok, sah-sah aja. Cuma inget, yang nentuin 150 itu juga Path lo, bukan lo sendiri kan? yakin 150 itu karena di hand-pick baik-baik, bener jumlah temen deket lo itu 150? bukan 120? 100? atau 160 mungkin?

Ada juga yang lebih pilih jalan… gak percaya sama sekali sama Social Media. Path itu sama saja sama Twitter & Facebook. Apa yang dishare, gak akan aman 100%. Ada benernya juga!

Nah, lo yang mana?

Path, show some emPATHy, will ya?

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *