Nokia X, coming out of the closet..

Nokia X, coming out of the closet..

Oh Nokia, apa kabar siy?
Gue pernah nulis tentang Nokia di KompasKlass Edisi 21 Maret ’14. Saat itu, Nokia mengundang KompasKlass untuk menghadiri Mobile World Congress di Barcelona. Iye, alhamdulillah dibayarin :))

Di MWC, Nokia launch Nokia X, X+ dan XL. Banyak yang masih bingung sebenernya Nokia X itu apa. Mari kita kesampingkan segala guyon seperti “mantan”, “x = nya”, atau x3, x5, x berapapun itu. Arti X sebenarnya melambangkan kata cross, atau persimpangan!
Jadi, akhirnya gue dapet kesempatan nyobain Nokia X. Gue share ya pendapat gue gimana..
Nokia selama ini dikenal dengan menggunakan operating system seperti Symbian dan belakangan ini, Windows Phone. Lumia sudah dikenal seperti Flagshipnya Nokia dengan operating system Windows Phone. Sampai akhirnya Nokia dibeli Microsoft. 
Persimpangan ini artinya Nokia X ini bisa menggunakan aplikasi Android, tapi bukan Android!. Ini bukan Android. Jangan salah yaaa… Ini bahkan lebih deket ke BlackBerry OS 10 yang bisa diinstall aplikasi Android. 
Designnya bukan Android. 
Nokia masih sangat bangga dengan design warna warninya Windows Phone-nya. Oleh karena itu, Nokia X ini sedikit banyak designnya mirip dengan Windows Phone. Kotak dan berwarna warni solid. Dari interfacenya, bahkan casingnya pun bertema Windows Phone. Nokia X tersedia dalam warna-warni yang solid juga. Merah, kuning, hijau, biru, hitam dan putih. Casingnya bisa diganti dengan mudah. Harganya berapa? gue belom tau atau cari tau. Initinya, sangat Lumia.
OSnya pun bukan Android.
Mungkin perbedaan dasarnya bisa dilihat dari designnya. Tapi selain itu, ini sebenar-benarnya memang bukan Android. Tidak ada widget, cara kerjanya pun beda. Maaf, gue bukan programmer, gua gak ngerti persis bedanya dimana, tapi gue tau ini experiencenya beda banget dengan Android versi manapun. Nah, yang sempet bikin bingung adalah faktanya dimana Nokia X ini bisa diinstallkan aplikasi Android. Yes, hampir semua aplikasinya. 
Tanpa Google Services

Karena ini adalah Nokia, yang notabenenya juga berarti Microsoft, tidak mungkin lah hadir Google Services. Semua Google Services, diganti dengan Microsoft Services. Contoh? Bing menggantikan Google, Outlook menggantikan Gmail, Here Maps menggantikan Google Maps, dst. 
Jadi, paling terasa bedanya adalah di Google Play Services & PlayStore. Kalau kita biasa download dan install aplikasi dari PlayStore, sekarang kita harus menginstall dari Nokia Store. Tapi tidak lengkap. Kenapa? Karena Nokia Store itu semacam sudah memfilter aplikasi-aplikasi yang dipastikan “aman” atau recommended untuk dijalankan di Nokia X. 
Kalau mau lebih lengkap, gunakan cara kedua. Yaitu, menginstall melalui 3rd party app store, seperti 1Mobile Market atau SlideME Market. Contoh aplikasi yang tidak ada di Nokia Store tapi ada di 1Mobile Market adalah WhatsApp. Jadi tampaknya kita harus menginstall 1Mobile Market dulu kalau mau ada WhatsApp atau Path. 
1 hal lagi, karena gak ada Google Play Services, gue gak bisa in app purchase. Contoh, beli stiker di Path 😐
Cara ketiga menginstall adalah meng-sideload .apk – nya (cara ini prinsipnya sama seperti menginstall aplikasi Android di BlackBerry 10). Ini agak repot, dan gak awam. Gak gue saranin sih :))
Ada 1 hal yang, jujur aja nih, agak merugikan gue. Ternyata, ya karena gak ada Google Services tadi, Nokia X tidak bisa sync Google Contacts! Semua contacts gue ada di Google Contacts. Bahkan di iPhone pun, menggunakan Google Contacts. Nokia X gak bisa sync. Bisanya import! Beda sih import dan sync. Import gak real time updating. Artinya, kalo gue edit contacts gue di Nokia X, di server Google, gak otomatis terupdate. Hiks.
Jadi? Cobain gak nih Nokia X?
Lebihnya apa? 
Dual SIM, thats good for some people. Bisa diisi SIM B, SIM C, SIMpenan, SIMpedes, SIMsalabim…
Harganya oke. X dijual dengan harga 1.599jt, X+ & XL akan sedikit lebih mahal. Dengan spesifikasi ini dan bisa install aplikasi Android. Cukup oke sih gue bilang harga segitu. Ini merek Eropa ya, bukan Cina (if you worry about that sorta thing). Secara design, gue suka! aslik gue suka! enak dipegang, simple. Untuk harga segitu, segi designnya, kece!
Cukup Responsif. Nokia X RAMnya “cuma 512MB, tapi gue rasa sudah memadai. Gue gak suka gitu gamers sih. Jadi yaaa,….
Microsoft Services. Kalo lo sudah menjadi pemakai domain @live.com, dulu dari @hotmail.com, trus sudah cinta mati sama office & outlook, then there you go. This is still has Microsoft blood running in it. 
Nokia Apps. Kalo lo pernah pake Lumia, lo akan ngerti kerennya Nokia Apps, terutama Here Maps dan Nokia Mix Radio. Kelebihan HERE Maps adalah downloadable offline mapsnya. Kepake banget! Sedangkan Nokia Mix Radio itu the most Kece apps Nokia ever made! like, ever!. Intinya sih streaming musik apapun,.. gratis! (khusus pengguna Nokia). Nah ini kan yang gak bisa lo dapet di device lain. Aplikasi yang paling kepake!
Gue rekomen. Iya. Kalo budget lo segitu. Kalo lo mau value for money. This is it sih. 
Gue kepake banget. Nokia Mix Radionya :))
This lines with Microsoft and Nokia’s vision to connect “the next million people”, affordable phone, with the most widely used apps (not OS). 
I know you’ve been wanting to get to Android, but in your own way! You’ve done it 😉
Thank you Nokia for coming out of the closet. 
*kalo ada yang salah, komen aje ye,.. gue juga masih ngutak ngatik nih..
*siapa tau ternyata bisa sync google contacts, please tell me how! :’)
Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  • bbm aplikasi dihapus di nokia X, apakah bisa diinstall kembali? maksudya sekalian di upgrade gitu ….kontsk bbm nya nanti pas diinstall lagi mash ada ata hilang ya kontak bbm ku in? makasih