iPhone 5S & iPhone 5C: Oh How I Miss Steve Jobs.

iPhone 5S & iPhone 5C: Oh How I Miss Steve Jobs.

Hey Ho. As maybe a couple of you have read thru my tweets & instagram that I was attending IFA Berlin 2013, I am not gonna share my trip here, yet. Wait for my piece at Kompas Klass this Friday, September 13, 2013. So yeah, Imma share bout sumtin’ else. the iPhones. And umm.. gonna mix it with Bahasa Indonesia. So I don’t get it wrong like Vicky… *sigh

Seperti yang semua tahu, kemarin malam, ada Apple Event yang meluncurkan iPhone 5C & iPhone 5S. Banyak yang happy, banyak yang kesel, banyak yang sedih.. Yang jelas, banyak kontroversisasi. (Yah, terVicky juga). Well, here’s my view of the event.

Not Live
Tidur jam 11 untuk bangun jam 12 adalah bukan hal yang mudah dan menyenangkan. Karena mata terlalu ngantuk tapi tetep penasaran nonton eventnya, yaa.. nyalahlah alarm di Jawbone UP (biar nyonya gak kebangun tentunya). Alhasil, bangunlah gw 5 menit sebelum jam 12 untuk siap-siap, begitu mau cari link live streamingnya, gak ada loh! Giliran gw lagi di Berlin, ngeliat langsung eventnya Unpacked, Samsung nyediain live streamingnya. Gw udah balik di Jakarta, Apple event gak live streaming. Sompr&*%($^

Not a Secret No More
Dulu gw tunggu-tunggu banget lebih dari sekarang karena rasa penasaran berlebih sebelum dan rasa takjub yang yoi banget selesai nonton. Sekarang? Semua berita, bahkan foto tentang 5C & 5S bener! persis! dari warna, fitur sampe biometric finger printnya udah kedengeran! No “rasa takjub yang yoi” no more.

iOS7: too much
Part of the event was to have iOS7 explained, AGAIN! Kenapa juga Event itu harus presentasi tentang iOS 7 LAGI? padahal uda dipresentasiin di WWDC sebelumnya, persis! gak ada yang beda kan? Lebih parahnya lagi… iOS7 kan udah ga diluncurin di WWDC kemarin, trus GAK diluncurin pula di Apple Event kemaren, baru mau diluncurkan tanggal 18! seminggu sesudahnya. Whats going on? Apa belum siap iOS7nya? Apa salah planning? Kenapa harus ada 2 event untuk jelasin 1 produk? I have too many questions.

C does not stand for Cheap
Orang ada yang berpikir bahwa 5C tuh yang kelas murah, 5S yang kelas mahal. In a way, memang 5C itu lebih murah dan 5S lebih mahal, bener. Tapi $649 entry price untuk 5C sebenernya gak murah juga sih. Dikali 11.000 tambah bea cukai tambah ongkos kirim, paling murah disini dijual 7.5 juta. Ya, mungkin murah untuk sebagian kecil orang, but not for me.

Seems like C is better stands for Colours (walau gak resmi sih). 5C keluar kaya Power Rangers, 5 warna, tanpa special powers. 5C gak nunjukin fitur baru signifikan, kecuali iOS7 yang sebenernya juga akan ada untuk iPhone 4S & iPhone 5. Warna-warna ini.. ngingetin lo ke merek lain gak?

Dan 5C itu plastik. Look, I have nothing against plastic. I don’t hate them, I don’t love them, really depends on how you apply those material on a device.  Tapi gw jadi inget fanboy yang bully Samsung karena plastik. Alhasil, sekarang 5C berbahan plastik dan berwarna warni. We have a PLASTIC & COLOURFUL iPhone ladies & gents. (Read: We have a Samsung-ish & Nokia-ish iPhone ladies & gents)

C stands for Cook, S stands for Steve
and you know which one is better, right?

I always like Steve the way he dictates things. “Gw mo bikin produk ini, Lo bakal suka!”, Sekarang Cook lebih ke arah “Lo sukanya apa? Sini gw bikinin” Lahirlah iPad Mini.. dan lahirlah iPhone 5C. Steve Jobs was Product Driven, Tim is Market Driven. Apa jamannya sudah memaksa harus berubah, atau gimana gw gak tau deh.

Yes, 5S is a good one. 64bit itu juara, akan ngubah cara orang bikin apps, walaupun akan sangat challenging, just like Steve. 5S lebih secure dengan sidik jarinya, just like Steve. iPhone 5S is bloody expensive, just like Steve. 64bit bisa bikin apps makin banyak makan space, dan.. 5S juga ada video 120fps, dan teknologi kameranya lebih canggih lagi yang artinya..? MORE SPACE. Jadi siap-siap nanti yang merasa cukup 16GB di iPhone 5, mungkin harus beli 32GB di iPhone 5S. *sigh*

Oh How I Miss Steve Jobs.

Gw selalu ter-wow sama Apple Event & produknya. I love them so much. Tapi sekarang, I’m open minded. I love innovations and experiment on technologies, which now, not belongs to only Apple anymore. I’m not pro on a particular brand now. I still love Apple, but I love everyone else as well. I love those company who made it mainstream, profitable for them. I love those who target niche & segmented market. I love those companies with integrities. I can learn from each and everyone of them. Every brand have a story. Kenapa harus setia sama 1 merek? Ini cuma gadget, bukan Istri/Suami. :))

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 comments