An Intel Touch Screen Lappie: Acer Aspire V5. I’m on a budget!

An Intel Touch Screen Lappie: Acer Aspire V5. I’m on a budget!
Ah, judulnya ribet dan menipu. Begitu bule buka linknya, kecewa nih blognya bahasa Indonesia. Kena deh!

Akhirnya, gw dapet laptop Windows yang Nyonya butuh untuk kerjaannya. Istri gw, Nucha, kerja di suatu marketing consulting company yang beberapa softwarenya mayoritas menggunakan Windows. Alhasil, kita nyari Windows laptop. Berhubung semua sudah jamannya Windows 8, gw racunin lah dia ke Windows 8. 
Windows 8 gak seru kalo gak touch screen. Karena fitur utamanya yang membedakan dari Windows-Windows sebelumnya ya touch screennya. Nah, ada yang agak bingung nih belajar lagi. Welcome to the family, love :*
Sebelum gw milih Acer, bagi gw, syarat milih Touch Screen laptop, yang notabenenya adalah harus powerful, gw percaya prosesor Intel untuk masalah ini. So no matter what brand, size, cost, dasarnya harus prosesor Intel. Ya.. cost ngaruh sih. 
Intel harusnya sanggup nanganin Windows 8 on a Touch Screen, yang gw sempet mikir, ada i3, i5 & i7, makin mahal lah ya digitnya makin tinggi. Karena gw on a budget, gw harus nyari yang dibawah 7 juta dengan syarat (wajib) Intel, Touch Screen, Windows 8. Setelah keliling mall khusus elektronik kesayangan gw, yang gak begitu jauh dari Comma, pilihan gw jatoh ke Acer Aspire V5. 
Acer Aspire v5 menuhin semua syarat yang gw tulis diatas. Intel, Touch Screen, Windows 8 & dibawah 7 juta. Tepatnya 6.5. Lumayan, sisa duitnya gw pake buat beli Tomb Raider buat PS3. Ihiy. 
So, whats good about this Aspire V5? Let see. 

Baiknya kita ga usah ngomongin Windows 8nya, karena itu experiencenya. Gw mo liat gimana cepetnya sih terutama. Gimana smoothnya, 10 finger multitouch katanya. 
Secara fisik, memang agak berat. Beratnya 2.1kg. Agak beda ya sama MacBook Air 11″ gw yang dibawah 1.1kg. | YA IYALAAAAH!! | Iya maksud gw ini beratnya 2x lipetnya, mo ngasih tau gitu sensi amat!! 
^ ngomong sendiri
Yang gw tantang adalah touch screennya. V5 pake Intel Core i3 1.8Ghz. RAM 4gb. Ternyata gak ada masalah. Touch Screen mulus, Multi Touch mulus. Gw sekarang buka 10 aplikasi dan gak masalah, gak melambat. Jangan dibandingin sama i5 & i7 tentunya (MacBookAir gw i5 dan pake flash drive). Apalagi yang pake Flash Drive. 

It suits the purpose for 6.5 million rups. I mean Intel, again, does not disappoints. There is a reason why Macs are using intel now and not G processor anymore. Catch my drift? 😉

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *